Silakan Login.

Semua konten situs ini dapat ditelusuri tanpa perlu Login.

Login

providing oss results green

Pertanyaan Sering Dilontarkan

Berikut ini upaya untuk menjelaskan atas pertanyaan-pertanyaan yang acap kali diajukan kepada GudangLinux Indonesia. Mohon maaf bila belum sempurna.

glx tanya jawab 650

Instalasi:

  • Menggunakan satu sistem operasi (OS) di satu komputer adalah dengan menanamkannya di hard-disk. Pada komputer yang telah berfungsi biasanya telah menanamkan salah satu sistem operasi, umumnya adalah Linux, Windows tau Mac OS X.

Sistem Live:

  • LiveDistro berupa Live CD/DVD, Live USB dan Live Media lainnya, tidak memerlukan atau menyentuh hard-disk yang terpasang. Menggunakan sistem Live adalah baik untuk mencoba fitur berbagai macam OS, digunakan sebagai sistem penyelamat data dan memperbaiki sistem (system rescue) di hardisk yang rusak atau kena virus, untuk demo aplikasi dan lainnya yang langsung perlu dijalankan tanpa bantuan OS tertanam di komputer.

Dual-Boot atau Vistualisasi:

  • Linux dan BSD juga dapat ditanamkan berdampingan atau diatas OS yang ada. Dua cara yang umum untuk menambahkan dan menggunakan sistem operasi baru di sistem yang telah memiliki sistem operasi, adalah dengan dual-boot dan via sistem virtualisasi. Salah satu pilihan untuk sistem virtual, terutama pada komputer yang telah menanamkan Windows maupun Linux sebagai sistem utama, adalah Oracle VirtualBox yang menyediakan versi bebas biaya lisensi dan berjalan baik di banyak jenis platform. Menjalankan salah satu OS di Dual-Boot pada prinsipnya mendapatkan kinerja yang sama seperti pada  komputer dengan satu OS yang sama.

  • Virtualisasi menggunakan mesin virtual (misalnya VirtualBox) memungkinkan Anda untuk menjalankan sepenuhnya sebuah atau banyak sistem operasi (misalnya berbagai jenis distro Linux) di dalam sebuah sistem operasi (misalnya Windows) yang tertanam di komputer Anda. Karena sistem operasi (baik host maupun guest) pada prinsipnya berjalan bersamaan, maka cara virtualisasi memerlukan hardware dengan RAM yang lebih besar untuk digunakan terbagi pada masing-masing sistem operasi yang sedang berjalan.
  • Dual-Boot adalah cara menambahkan dengan menanamkan beberapa sistem operasi (OS) lain di beberapa partisi yang bertetangga satu dengan lainnya. Dual-Boot memberikan pilihan kepada pengguna (melalui panel GRUB) pada saat booting menghidupkan komputer, untuk menjalankan salah satu dari sistem operasi yang ingin digunakan dari OS yang telah tertanam dan terdaftar di GRUB.

  • Fleksibel dan tidak perlu membagi spasi (membuat partisi) atau menentukan porsi yang disediakan masing-masing sistem operasi di hard-disk.
  • Tidak perlu reboot bila ingin pindah dari satu OS (misalnya dari Ubuntu ke Windows ke Fedora dan sebaliknya) ke OS terpasang lainnya.
  • Mesin virtual akan menggunakan koneksi Internet dari sistem utama saja (sistem Utama, misalnya Windows sebagai host) untuk melayani sistem tamu (guest) yang bermukim di mesin virtual (misalnya beberapa OS Linux di VirtualBox). Apabila Anda tidak yakin apakah versi Linux yang akan diinstall akan menyediakan semua driver yang diperlukan oleh hardware komputer Anda, maka ini merupakan salah satu pilihan.
  • Tidak perlu memusingkan soal konfigurasi hardware yang tepasang atau tersambung dengan komputer Anda.
  • Windows bisa dijadikan sistem cadangan instant, saat Anda menemukan masalah di OS virtual, tanpa perlu rebooting melainkan beralih dengan "switch" (di VirtualBox tekan: tombol Control-kanan).
  • Bila perlu troubleshooting, atau perlu tangkapan layar, dengan mudah mengambil "screenshots" yang diperlukan merekam proses mulai dari nol (termasuk: boot menu atau layar login).
  • Sering gonta-ganti, tidak masalah: Macamnya Linux ada segudang, dan ingin bosan dengan yang lama untuk coba yang baru relatif mudah. Cukup menghapus "virtual hard drive" dan/atau "uninstall VirtualBox."
  • Cara Instalasi relatif mudah, banyak links panduan ditemukan disini.

  • Penurunan kinerja dan kebutuhan memori yang lebih besar. Diperlukan memori (RAM) paling sedikit 512 MB sekedar bisa menjalankan OS di sistem virtual serentak dengan sistem utama. Sebaiknya diatas 1 GB RAM, atau lebih banyak lebih baik. Penurunan kinerja karena harus berbagi sumber daya dengan faktor relatif, tergantung dari jenis proses dan aplikasi yang dijalankan.
  • Menggunakan sistem yang tertanam sebagai tamu virtual, setiap kali harus boot dua langkah, yaitu pertama booting sistem utama (misalkan Windows) kemudian boot salah satu sisten tamu virtual (misalkan Ubuntu).