Media Live, Installer dan ISO

Media CDLive CD (LiveCD) adalah media CD/DVD yang bisa menjalankan distribusi Linux (Live Distro) sepenuhnya langsung dari drive CD-ROM tanpa perlu terlebih dahulu menginstalnya ke hard disk. Awalnya LiveCD dibuat untuk melakukan pengujian sistem operasi Linux, juga umum digunakan untuk melakukan troubleshooting terhadap sistem operasi jenis apa saja yang bermasalah atau mati suri.

LiveDistro merupakan istilah generik untuk distribusi sistem operasi (Linux dan lainnya) yang langsung jalan sepenuhnya dari media dan sama sekali tidak menyentuh atau melakukan perubahan pada sistem operasi tertanam di hard-disk. Ia beroperasi memanfaatkan spasi memori temporar (RAM) yang tersedia. Tipikal ia disimpan dalam media yang dapat dibooting seperti CD-ROM (Live CD), DVD (Live DVD), USB flash drive (Live USB) dan jenis media lainnya.

Menurut catatan Wikipedia, distribusi pertama yang menerbitkan versi Live CD adalah Yggdrasil Linux pada kisaran tahun 1992-1993 yang kurang pupular karena kecepatan CD-ROM yang ada saat itu kurang memadai. DemoLinux yang dirilis pada tahun 1998 merupakan distribusi khusus live CD pertama, sementara Knoppix dengan basis Debian GNU/Linux yang dirilis sejak 2003 merupakan LiveCD yang paling pupular digunakan sebagai sebuah sistem penyelamat ‘rescue disk system’ disamping digunakan sebagai desktop. Sejak masa itu, popularitas penggunaan Live CD senantiasa meningkat. Hampir semua distribusi Linux popular saat ini, nuaki dari yang mudah seperti Ubuntu dan Linux Mint sampai distro jenis untuk pakar (Gentoo dan NetBSD) tersedia berupa Live CD/DVD installable, memungkinkan pengguna melakukan evaluasi sebelum memutuskan untuk menanamkannya ke hard-disk.

Live CD juga umum digunakan untuk keperluan:

  • menginstal distribusi Linux ke hard drive;
  • menguji versi baru dari perangkat lunak;
  • mendeteksi & menguji hardware;
  • perbaikan dan pemulihan sistem;
  • cracking /mencuri password;
  • pengujian keamanan jaringan;
  • dijadikan sistem operasi utama atau sistem cadangan;
  • mensetup komputer clustering dengan cepat dan sederhana;
  • komputer forensik;
  • bermain video game;
  • menyediakan platform server yang aman yang memungkinkan file penting secara permanen tidak dapat diubah;
  • menyediakan platform yang aman handal kinerja tinggi untuk tugas rentan seperti internet banking;
  • bekerja di komputer teman atau membuka situs atau kiriman malware tanpa menularkannya;
  • dan lainnya.

Media Installer

Walaupun melalui media LiveCD/LiveDVD pada umumnya dimungkinkan dengan mudah untuk melakukan instalasi dan menanamkannya ke Harddisk, versi distro universal dengan pilihan beragam Desktop, atau versi untuk server tersedia sebagai media installer.

Media installer mengandung program instalasi atau installer, yaitu program komputer yang menginstal file, seperti aplikasi, driver, atau perangkat lunak lain, ke komputer. Beberapa installer secara khusus dibuat untuk menginstal file yang dikemasnya, sementara installer lain juga digunakan untuk keperluan umum dan bekerja dengan membaca isi dari paket perangkat lunak yang akan diinstal.

ISO Image

Sebuah ISO image adalah file arsip dari disk optik (CD/DVD), atau jenis disk image yang terdiri dari isi data untuk setiap sektor yang tertulis di cakram optik, termasuk sistem file dari disk optik tersebut. File image ISO biasanya menggunakan ekstensi file dari .iso. Nama ISO diambil dari sistem file ISO 9660 yang digunakan untuk media CD-ROM, tetapi yang juga dikenal sebagai ISO image dapat berisi sistem berkas UDF (ISO / IEC 13346) yang umum digunakan untuk DVD dan Blu-ray). File ISO tidak dapat langsung diinstall, namun digunakan untuk membuat Installer yang dibakar menjadi CD/DVD installer atau dipasang di USB-stick.