Mageia

Mageia logo-90Mageia adalah sistem operasi komputer Linux, didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas dan sumber terbuka. Ia merupakan turunan atau pecahan dari distribusi Mandriva Linux. Rilis pertama Mageia 1 diluncurkan pada Juni 2011.

Mageia diciptakan pada 2010 sebagai “fork” dari Mandriva Linux, oleh sekelompok mantan karyawan Mandriva SA dan beberapa pengembang lain, seperti juga pengguna dan pendukung dan pengembira masyarakat Mandriva.

Rilis Perdana Mageia

Mageia 1

Pada tanggal 2 September 2010, Edge IT, yaitu salah satu anak perusahaan dari Mandriva, dalam proses likuidasi yang dilakukan oleh Paris (Prancis) Tribunal de Commerce, dan efektif 17 September, semua aset dilikuidasi, sementara karyawannya dirumahkan.

Keesokan harinya, pada tanggal 18 September 2010, beberapa mantan karyawan, yang sebagian besar bertanggung jawab untuk pengembangan dan pemeliharaan distribusi Mandriva Linux, dan beberapa anggota masyarakat mengumumkan pembentukan Mageia, dengan dukungan dari banyak anggota masyarakat pengembang, pengguna dan karyawan Mandriva Linux.

Mageia 2Walaupun Mandriva Linux yang secara teknis berada di jajaran terdepan dengan jumlah pengguna yang luas, namun sejak beberapa tahun sebelumnya, jatuh dan bangun dilanda krisis keuangan. Sementara perusahan Mandriva sekarang masih menawarkan layanan dukungan berupa produk komersil seperti Mandriva Pulse, Enterprise IT management system, Mandriva Business Server, training dan konsultasi, Mageia.org sebagai sebuah yayasan pengelola distribusi Mageia, dipimpin oleh dewan yang dipilih secara berkala oleh komunitas, serupa dengan Debian GNU/Linux. Kata “Mageia” yang dipilih, diturunkan dari bahasa Yunani yang berarti “sakti” atau juga “gaib”.

Seperti Debian, Mageia melakukan pemisahan koleksi software, antara yang Free dan yang non-free yang tersimpan di lumbung repositorinya. Mageia resminya menyediakan tiga jenis lumbung repositori dengan software yang dikelompokkan sebagai: Core, Non-free, dan Tainted (tercemar). Core mengandung software berlisensi bebas (FOSS). Non-free menyertakan driver-driver termasuk dari Nvidia dan ATI, dan binari untuk wireless firmwares, termasuk driver closed-source lainnya. Yang disimpan di lumbung Tainted adalah termasuk codec-codec FOSS multimedia yang tercemar, karena di beberapa negara tertentu masih dipermasalahkan dalam hal hak paten atau soal HaKI.

Mageia 3 Amarok

Mageia 3

Dalam setiap repositori tersedia empat kelompok software (media) merupakan tahap pengembangan berupa edisi: Rilis (release), Diperbarui (updates), Backports, dan Testing. Diluar lumbung resmi, terdapat banyak repositori lainnya yang disediakan komunitas independen atau dari pihak ketiga. Kendati demikian, semua software tersebut dapat dikelola melalui fitur Software Manager yang ada di Mageia Control Center yang ditata cukup rapi.