Kali Linux

Kali Linux adalah distribusi berlandasan distribusi Debian GNU/Linux untuk tujuan forensik digital dan di gunakan untuk pengujian penetrasi, yang dipelihara dan didanai oleh Offensive Security. Kali juga dikembangkan oleh  Offensive Security sebagai penerus BackTrack Linux. Kali menyediakan pengguna dengan mudah akses terhadap koleksi yang besar dan komprehensif untuk alat yang berhubungan dengan keamanan, termasuk port scanner untuk password cracker.

Dukungan untuk Live CD dan fungsi Live USB memungkinkan pengguna untuk booting langsung dari portable media tanpa memerlukan instalasi, meskipun instalasi permanen ke hard disk juga merupakan pilihan yang baik. Kali merupakan platform yang mendukung Metasploit Framework dari Proyek Metasploit, berupa alat untuk mengembangkan dan melaksanakan kode eksploitasi terhadap mesin target jarak jauh. Distro ini juga menyertakan alat-alat keamanan termasuk Wireshark, John the Ripper, Nmap dan Aircrack-ng.

Direktori /pentest, dimana biasanya terkumpul banyak perkakas keamanan, sekarang pada Kali Linux telah ditiadakan. Sebagai pengganti, aplikasi keamanan yang senantiasa akan diperbaharui bergabung dan diintegrasikan dengan koleksi aplikasi sistem Debian. Navigasi melalui menu Start juga telah dipermudah. Alasan memilih Debian, menurut Mati Aharoni dari Offensive Security, adalah karena Debian memiliki basis yang solid, dan di cabang Unstable maupun Experimental, ia sangat dekat dengan teknologi terkini. Hal ini adalah selaras dengan pengembangan aplikasi-aplikasi keamanan, yang juga senantiasa mengadopsi teknologi terkini. Berkat struktur baru pada Kali Linux, pengguna dapat dengan relatif mudah mengganti lingkungan desktopnya dari banyak pilihan yang disediakan, termasuk KDE SC, GNOME, XFCE, LXDE, E17 atau MATE.

Distro Kali Linux tersedia baik untuk arstektur Intel 32-bit dan 64-bit, maupun untuk arsitektur ARM mendukung SoC (System-on-a-chip) pada Raspberry Pi dan untuk ARM Chromebook Samsung.