GNOME

gnome-shell-3.10-aktivitas

GNOME Shell 3 Overview – Aktifitas

Gnome logo90GNOME adalah salah satu lingkungan desktop dan antarmuka grafik pengguna yang popular sebagai alternatif yang lengkap untuk pengganti Windows yang secara keseluruhannya terdiri dari perangkat lunak bebas biaya lisensi. Proyek GNOME yang berkiprah internasional menciptakan kerangka, aplikasi perangkat lunak untuk desktop, dan juga untuk mengatur peluncuran, penanganan file dan pengelolaan tugas jendela (window). Sebagai bagian dari proyek GNU, GNOME digunakan di kebanyakan sistem operasi Unix-like, di banyak sistem distribusi Linux dan OpenSolaris. Sebagai desktop default digunakan pada distro-distro seperti Fedora, Debian, Ubuntu (s/d versi 11.10) dan lainnya.

Nama “GNOME” merupakan akronim dari GNU Network Object Model Environment, yang sesuai dengan rencana awal untuk mendistribuskikan kerangka objek yang mirip dengan OLE buatan Microsoft, namun akronim ini sudah tidak dipakai sejak visi proyek GNOME berkembang lebih jauh.

gnome-shell-klasik

GNOME Shell Modus Klasik

GNOME dimulai pada Agustus 1997 oleh Miguel de Icaza dan Federico Mena sebagai proyek perangkat lunak bebas untuk mengembangkan lingkungan desktop dan aplikasinya. Salah satu alasannya memulai proyek GNOME adalah, karena proyek open source lingkungan desktop KDE yang sejenis dibuat dengan perkakas Qt toolkit yang pada saat itu menerapkan lisensi proprietari, sementara GNOME memilih kerangka GTK+ sebagai pengganti Qt. Lisensi yang diadopsi GTK+ adalah GNU Lesser General Public License (LGPL) yamg bersifat bebas. GNOME menerapkan lisensi LGPL untuk datanya dan Lisensi GNU/GPL untuk aplikasinya.

Fokus dari proyek GNOME terletak pada kesimpelan, ketersediagunaan, dan membuat segala hal “bekerja” satu dengan lainnya, disamping sasaran lain yang ingin dicapai proyek termasuk: Kebebasan – untuk menciptakan lingkungan desktop dengan sumber terbuka; Aksesibilitas – untuk memastikan desktop dapat digunakan oleh siapa saja; Internasionalisasi dan Lokalisasi – untuk menyediakan desktop dalam berbagai bahasa (saat ini mendukung sekitar 175 bahasa); Kerja sama Pengembangan – untuk memastikan perangkat lunak terintegrasi dengan desktop; Organisasi – untuk memastikan siklus rilis yang teratur dan Dukungan – dari institusi lain pada komunitas GNOME.

gnome-2.6_640

GNOME 2.6

Seiring dengan pengembangannya yang cukup lama, GNOME telah berevolusi dari desktop tradisional menjadi sebuah antarmuka yang memisahkan antara tugas dan ruang kerja virtual dimana penggantiannya dilakukan di area baru yang disebut overview. Sejak rilis GNOME 3.x menyajikan perubahan yang signifikan berupa antarmuka baru bagi GNOME Shell menggantikan GNOME Panel sebelumnya, menggunakan Mutter menggantikan Metacity sebagai manajer jendela standar, meniadakan tombol minimize dan maximize secara standar.

Perubahan tersebut mendapatkan reaksi yang beragam dari komunitas, dan diskusi masalah perbuhan tersebut masih bergulir. Sementara itu lahir Desktop MATE yang meneruskan tradisi sebelumnya dari (GNOME 2), dengan tujuan untuk menampilkan antarmuka GNOME 2 yang tradisional, sementar menjaga kompatibilitas dengan GNOME 3. Tim Linux Mint memecahkan masalah ini dengan cara lain dn mengembangkan “Mint GNOME Shell Extensions” sebagai dasar untuk user interface Cinnamon, yang menyediakan lingkungan pengguna yang lebih tradisional seperti pada metafora desktop GNOME 2 untuk GNOME Shell.