Saya berkenalan dengan rsync melalui tulisan pak Ibam-Rahmat Samik Ibrahim-(Rsync, fasilitas salin data skala raksasa). Rsync saya gunakan untuk melakukan proses mirror terhadap repositori openSUSE, baik mirror yang ada di http://download.opensuse-id.org maupun mirror lokal yang ada dikantor.
baca selebihnya
Billing Open Source (BiOS) Baliwae, merupakan sebuah billing yang diistimewakan untuk Warnet berbasis Linux. Meski demikian, aplikasi ini juga dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Aplikasi ini dibuat berbasis web dengan menggunakan PHP dan MySQL, serta beroperasi di atas aplikasi web server seperti Apache atau Lighttpd. Aplikasi ini terdiri dari dua bagian utama. Tampilan untuk operator (server), dan tampilan untuk pengguna warnet (client).
Dalam posting sebelumnya, saya menulis tentang panduan "Membuat openSUSE Live USB menggunakan KIWI". Tulisan tersebut bisa diikuti sebagai dasar melakukan proses remastering openSUSE namun membutuhkan proses yang cukup panjang untuk mendapatkannya. Beberapa distro menyediakan cara yang relatif mudah dan openSUSE "Semestinya" bisa juga :-D . Tak ada masalah dengan KIWI karena KIWI menyediakan berbagai pilihan remastering, misalnya untuk membuat LiveUSB openSUSE, LiveCD, QEMU Image, VMWare Image, dan XEN Image tapi ada kalanya kita membutuhkan beberapa penyesuaian yang belum ada pada KIWI.
Sebelumnya kamu harus sediain dulu: 1. PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO 2. fixMiniMe.exe 3. USB FlashDrive min 512 MB (Disarankan 1GB)
Cara installnya: 1. Format FLashDrive menggunakan Fat16 atau FAT32 system file 2. Jalankan fixMiniMe.exe, maka akan menghasilkan folder MiniMe 3. Copy PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO ke dalam folder MiniMe. 4. Buka folder MiniMe dan jalankan fixminime.bat untuk mengkonversi PCLOS MiniMe
OpenSUSE LiveUSB adalah distro Linux OpenSUSE yang dapat dijalankan langsung dari USB Flash Disk. Jika OpenSUSE LiveCD adalah OpenSUSE yang dijalankan langsung dari CD seperti halnya Knoppix, OpenSUSE LiveUSB menggunakan media Flash Disk untuk menjalankannya. Kita hanya perlu mengubah boot device priority pada BIOS atau bisa juga secara langsung pada saat hendak booting (F9, F12 atau F8 tergantung konfigurasi komputer untuk boot device priority).
Untuk saat ini kami sangat membutuhkan kontribusi anda yang berupa tulisan, artikel, buku online, berita maupun content/isi lainnya yang berhubungan dengan Linux atau komunitas Linux Indonesia. Kontribusi ini lebih dibutuhkan untuk saat ini dibandingkan sumbangan berupa uang atau materi.
Jika anda mempunyai account di situs linux.or.id (atau Drupal ID), anda otomatis dapat menulis artikel (story), yang nantinya akan direview oleh tim moderator, dan jika disetujui nantinya akan
Selama ini banyak yang meragukan Linux untuk dapat bersaing di belantara per-warnet-an. Kondisi persaingan yang masih di dominasi Windows bajakan, kurang gencarnya penertiban, dan "pembenaran yang salah" untuk melindungi warnet bajakan dan merugikan warnet legal yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Saat ini linux.or.id sedang mengalami hambatan dalam mengirimkan email keluar, maka semua email mailing list dan email dari forum masih tersendat di queue. Pihak hosting sudah dihubungi dan sedang berusaha mengatasi masalah ini secepatnya. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian anda.
Haloo teman2 linuxer se indonesia........ (o_o)
Remaster mungkin bukan hal yang aneh lagi bagi linuxer indonesia. tapi saya mencoba menerangkangkan bagi teman2 yang ingin iseng me-remaster PCLOS 2007.
disini ada 2 cara dalam me-remaster. mau yang live cd ato install.
Persiapan : 1. Pastikan di PC anda sudah terinstall PCLOS 2007 ~klo belum ada ya install dulu... (pasti dah tau caranya kan... ) 2. Pastikan tersisa kurang lebih 2GB freespace pada dir system (/) ~lebih banyak lebih baek 3. Siapkan Kopi, cemilan, rokok... biar gak ngantuk. hehehehehe :)
Ketika surfing beberapa waktu lalu saya temukan Zotero, sebuah plugin firefox dan OpenOffice (juga MS-Office). Zotero mengubah firefox menjadi sebuah Reference Manager. Padanan yang mirip fungsi ini di dunia Windows adalah EndNote. Bedanya EndNote hanya jalan di Windows, komersil, dan ukurannya bermega-megabyte untuk didownload. Sedangkan Zotero tidak sampai 200 KByte (silahkan cek sendiri, tidak salah ketik: dua ratus kilobyte), open source, free, jalan di Linux dan Windows dan Mac, mendukung format BibTeX yang jadi standar de fakto di dunia Linux dan dunia akademik pada umumnya.
Google Desktop adalah mesin pencari untuk desktop yang menurut penciptanya mampu dengan cepat melacak informasi, baik yang terkandung di komputer lokal maupun di internet. Mencari Email, file, musik maupun foto dapat dilakukan dengan mudah seperti menggunakan mesin pencari Google yang tidak asing lagi di Internet. Versi beta telah dirilis akhir Juni 2007 lalu. Kini terbit versi 1.1, namun menurut Google yang dikenal sangat hati-hati, masih dianggap sebagai versi beta.
Jono Bacon mengumumumkan di halamam blog-nya, bahwa setelah peluncuran Ubuntu 7.10: Gutsy Gibbon, akan diadakan acara Ubuntu Open Week yang dijadwalkan mulai tanggal 22 sampai dengan 27 Oktober 2007. Selama satu minggu mulai jam (UTC) 15:00 sampai 22:00 (+7 untuk WIB) dalam 42 sesi IRC membahas aneka tema tentang Ubuntu dan komunitas Ubuntu. Open-house dilakukan di saluran ubuntu-classroom dengan IRC-Server Freenode.
Perjalanan panjang yang ditempuh Novell dari NetWare ke Linux akhirnya tuntas. Beberapa hari lalu 8 Oktober 2007, Novell mengumumkan tersedianya Open Enterprise Server 2 untuk pelanggan NetWare di seluruh dunia. Kiblat Linux ditempuh Novell sejak mengakuisisi SUSE Linux dengan memusatkan semua pengembangan menggunakan sistem operasi Linux sebagai basis. Kini OES 2.0 sebagai tindak lanjutan dari OES 1.0 yang dirilis April 2005 lalu, mengemas NetWare operating system kernel: NetWare 6.5 SP7, namun dijalankan diatas virtualisasi Xen hypervisor.
Selengkapnya , baca siaran pers.